Jumat, 08 Februari 2008

Antrosentrisme

Takut kehidupan yang antrosentrisme
Bicara tentang kerusakan lingkungan hidup
Berarti bicara masalah lama dan hangat
Pedulikah kita terhadap lingkungan hidup?
This question as The APPs’ theme for pre-Easter 2008
Aksi Puasa dan Pembangunan atau APP adalah bagian dari program gereja katolik untuk menyambut pantang puasa pra-paskah 40 hari
Ternyata Katolik melalui KAJ sebagai keuskupan agung jakarta sekaligus keuskupan se-Indonesia suka sekali memilih isu hangat di sekitar sebagai tema APP-nya.
Pernah ada tema “Korupsikah aku?” , “Bersyukurkah aku?”, dll
May be this point as one of my reasons why Catholic as my religion
Dulu, gereja katolik sangat kental dengan suasana antrosentrismenya
Antrosentrisme adalah manusia di bumi ini adalah pusat dari segalanya
Gereja menganggap manusia adalah sempurnah dan berhak melakukan apa saja demi kebaikan manusia
Tidak heran, Paus gereja katolik tugas utamanya adalah keselamatan manusia
Maka, ekosentrisme kini mulai masuk dalam kubu gereja katolik
Mereka mulai memperhatikan keseimbangan antara manusia dengan alam
Mungkin telat sekarang karena memang ada rasa takut bahwa ekosentrisme akan kembalinya umat manusia akan kepercayaan akan pohon-pohon atau binatang-binatang
Padahal ekosentrisme bukan demikian
Ekosentrisme adalah bagaimana manusia hidup dengan memenuhi kebutuhan sehari-hari namun ikut menjaga rantai makanan lingkungan sekitar
Jika anda pernah nonton film animasi kartun kelas Hollywood yaitu “Happy Feet” mungkin anda akan mengerti maksud dari ekosentrisme secara gamblang
Atau mereka yang sudah berintelektual tak perlu lagi nonton film anak-anak itu dan mungkin tidak akan membaca blog ini

Tidak ada komentar: